Rekatkan Ulang Persaudaraan, OPSI Kulon Progo Gelar Temu Kangen dan Bagi-bagi Takjil

Dalam menyemarakkan bulan Ramadhan, Organisasi Pemuda Semangat Inspiratif (OPSI) Kulon Progo mengadakan acara buka bersama dan berbagi takjil dalam acara bagi takjil dan temu kangen (21/3/2025). Acara ini diinisiasi sebagai kegiatan sosial serta wadah komunikasi organisasi yang ada di Kabupaten Kulon Progo.

Agenda ditutup dengan foto bersama

Acara ini dihadiri belasan organisasi yang terkumpul di Kulon Progo. Acara ini dimulai dengan pembagian takjil di dua titik tempat: di pertigaan kantor DPRD Kulon Progo dan perempatan UNY Wates. Pembagian takjil ini ditujukan untuk masyarakat Kulon Progo secara umum.

Acara kemudian dilanjutkan dengan bincang bareng dan diskusi antar organisasi yang hadir dalam acara bagi takjil dan temu kangen. Diskusi ini dimulai dengan pengantar dari organisasi Kanal Muda dengan menyampaikan sejarah organisasi kepemudaan yang ada di Indonesia. Maulana Husein selaku pengisi pengantar diskusi menyampaikan bahwa sejarah pergerakan di Indonesia diilhami oleh peran organisasi pemuda.

Agenda temu kangen diinisiasi oleh OPSI Kulon Progo

“Kita bisa lihat dulu pada masa pergerakan nasional, gerakan-gerakan ini diinisiasi oleh organisasi pemuda, seperti misalnya Budi Utomo”, terangnya

Hal ini juga menjadi pacuan semangat untuk mendorong dalam konteks organisasi kepemudaan untuk saat ini, menurut Husein. Dia juga menambahkan beberapa ajakan agar organisasi pemuda bisa turut andil dalam permasalahan sosial.  

Tujuan utama dari agenda ini adalah untuk merekatkan persahabatan antar organisasi pemuda

Senada dengan Husein, Muhammad Dwi Prasetya selaku koordinator acara menyampaikan beberapa pesan dan pentingnya wadah komunikasi antar organisasi yang ada di Kulon Progo. Hal ini ditujukan oleh Pras agar adanya saling keterhubungan dan menumbuhkan sikap gotong-royong antar organisasi pemuda di Kulon Progo.

“Dengan adanya hubungan yang terjalin di antara kita, kita bisa saling gotong-royong dalam membangun Kulon Progo,” pungkasnya.

Selain pemaparan mengenai sejarah organisasi pemuda, temu kangen juga diisi sesi fasilitasi dengan metode dua arah yang bertujuan untuk menggali situasi antar organisasi baik berupa kegiatan organisasi atau hambatan yang sedang dialami organisasi. Sesi kemudian diakhiri dengan penulisan harapan oleeh setiap organisasi yang hadir.

Ditulis oleh Elang Mahardika/ Divisi Pendidikan OPSI

Kanal Muda. Mengalirkan Kehidupan.

Pos Sebelumnya
Tidak Ada Komentar
Tambahkan Komentar
comment url